Tanpa judul

Admin Hazam
0


PAGAR ALAM, SUMATERA SELATAN
— Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pagar Alam, Nopi Apriyadi, S.E., M.M., menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran hukum dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, disiplin, serta mampu menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum.


Hal tersebut disampaikan Nopi Apriyadi saat mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pagar Alam, Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si., dalam kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMAN 1 Pagar Alam, Rabu (23/9/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang SMA/SMK. Kehadiran jajaran Disdikbud dan MKKS menunjukkan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dalam memberikan pemahaman hukum kepada para pelajar.


Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Dini

Nopi Apriyadi menyambut positif pelaksanaan program JMS yang memberikan edukasi hukum secara langsung kepada para siswa. Menurutnya, pemahaman hukum sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda.


Edukasi tersebut juga dinilai penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan pelajar, seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan atau bullying, tawuran antarpelajar, hingga kekerasan seksual.


Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami batasan perilaku serta konsekuensi hukum dari setiap tindakan.


Sinergi Sekolah, Orang Tua dan Aparat Penegak Hukum

Program JMS dengan tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” diharapkan dapat menjadi momentum bagi sekolah dan orang tua untuk memperkuat pembinaan terhadap peserta didik.


Nopi menekankan bahwa pendidikan karakter bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama antara guru, orang tua, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.


“Pendidikan tidak hanya sekadar mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga membangun integritas dan kesadaran hukum sejak dini agar mereka siap menjadi generasi penerus yang beretika dan taat aturan,” tegas Nopi Apriyadi.


Ia berharap sinergi antara Disdikbud Kota Pagar Alam, Kejari Pagar Alam, MKKS, para guru, serta orang tua dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, berkarakter, dan bebas dari kekerasan maupun pelanggaran hukum.


Dengan dukungan berbagai pihak, program Jaksa Masuk Sekolah diharapkan dapat memberikan pemahaman hukum yang lebih kuat kepada para pelajar sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Kota Pagar Alam yang berprestasi, berintegritas, dan sadar hukum.


Editor Pewarta: Bk Mks

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)