DIDUGA Tak Sesuai RAB, Pembangunan Pagar Beton SMKN 02 Bengkulu Tengah Jadi Sorotan, Kualitas Material Dipertanyakan

Admin Hazam
0



BENGKULU TENGAH – PERS GARUDA MAS

Pembangunan pagar beton di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 02 Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, menjadi sorotan publik. Pasalnya, muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), khususnya terkait spesifikasi material yang digunakan. 8/11/2026.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun tim media, sejumlah material yang digunakan dalam pembangunan pagar beton tersebut diduga memiliki kualitas yang perlu dipertanyakan. Di antaranya pasir yang disebut-sebut bercampur material batu bara serta pasir debu.


Dugaan tersebut tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berkompeten. Sebab, kualitas material merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kekuatan, mutu, dan ketahanan suatu bangunan konstruksi.


Penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis, apabila terbukti, berpotensi memengaruhi kualitas hasil pekerjaan dan menimbulkan persoalan terhadap ketahanan bangunan dalam jangka panjang.


Tak hanya persoalan material, sistem pengawasan pembangunan juga menjadi perhatian. Pasalnya, setiap pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran negara wajib dilaksanakan berdasarkan perencanaan, spesifikasi teknis, RAB, serta ketentuan dalam dokumen kontrak.


TIM MEDIA BELUM BERHASIL TEMUI KEPALA SEKOLAH

Dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang, tim media PERS GARUDA MAS telah mendatangi langsung SMKN 02 Bengkulu Tengah untuk meminta klarifikasi terkait pembangunan pagar beton tersebut.


Namun, saat tim berada di lokasi, kepala sekolah diketahui tidak berada di lingkungan sekolah sehingga belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan.


Hingga saat ini, tim media belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak sekolah mengenai spesifikasi material, nilai anggaran, sumber pendanaan, kontraktor pelaksana, maupun mekanisme pengawasan pekerjaan.


MINTA INSTANSI TERKAIT TURUN TANGAN

Tim media menilai perlu adanya keterbukaan informasi dari seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pembangunan tersebut.


Instansi terkait, khususnya dinas yang membidangi pendidikan dan pengawasan teknis pembangunan, diharapkan dapat melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan dokumen perencanaan.


Pemeriksaan tersebut dapat meliputi pengujian kualitas material, pengecekan volume pekerjaan, spesifikasi teknis, serta kesesuaian hasil pembangunan dengan RAB dan dokumen kontrak.


Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, pihak yang bertanggung jawab diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pembangunan sarana pendidikan bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, melainkan juga harus mengutamakan kualitas, keselamatan, transparansi, dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.


Masyarakat berhak mengetahui apakah pembangunan fasilitas pendidikan telah dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.


PERS GARUDA MAS BUKA RUANG HAK JAWAB

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan ketidaksesuaian RAB dan kualitas material dalam pembangunan pagar beton SMKN 02 Bengkulu Tengah masih memerlukan klarifikasi serta pembuktian lebih lanjut.


Redaksi PERS GARUDA MAS tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada kepala sekolah, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, maupun instansi terkait demi menjunjung tinggi prinsip jurnalistik, keberimbangan informasi, dan asas praduga tak bersalah.

TIM PERS GARUDA MAS

  • Lebih baru

    DIDUGA Tak Sesuai RAB, Pembangunan Pagar Beton SMKN 02 Bengkulu Tengah Jadi Sorotan, Kualitas Material Dipertanyakan

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)